Bukti Bahwa Memaafkan Adalah Amalan Yang Penting Dilakukan

Inilah bukti bahwa memaafkan adalah amalan yang penting untuk dilakukan. Apa sajakah itu? Yuk simak ulasan berikut!
Bukti Bahwa Memaafkan Adalah Amalan Yang Penting Dilakukan
Memaafkan Adalah Amalan Yang Penting Dilakukan

AdityaTekno.com - Tahukah kamu bahwa Islam mengajarkan umatnya untuk selalu saling memaafkan. Sebab bagaimanapun juga, manusia tidak akan pernah luput dari kesalahan. Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa memaafkan juga bukan perkara yang mudah. Rasa sakit hati yang ada seringkali membuat kita enggan untuk membuka pintu maaf. Apakah ini wajar?

Merasakan sakit ketika terzalimi adalah hal yang wajar. Namun tetap saja kamu mesti belajar untuk memaafkan, sebab bahkan Allah SWT memuliakan mereka yang selalu memaafkan. Tak hanya itu, Allah juga akan memberi pahala luar biasa bagi orang tersebut yang mau memaafkan. 

Nah, tahukah kamu bahwa ada beberapa ayat di Al-Quran digital yang menceritakan tentang perilaku memaafkan?

Ayat Al-Qur'an Tentang Memaafkan

Di dalam Al-Quran sendiri terdapat banyak ayat yang menyebutkan tentang perilaku memaafkan. Diambil dari Al-Quran digital MAQMUR, beberapa di antaranya adalah yang berikut ini:

Surat Ali Imran Ayat 134

الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ فِى السَّرَّۤاءِ وَالضَّرَّۤاءِ وَالْكَاظِمِيْنَ الْغَيْظَ وَالْعَافِيْنَ عَنِ النَّاسِۗ وَاللّٰهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَۚ
“(yaitu) orang yang berinfak, baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Dan Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan.”

Surat Al-Hijr Ayat 85

وَمَا خَلَقْنَا السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَ وَمَا بَيْنَهُمَآ اِلَّا بِالْحَقِّۗ وَاِنَّ السَّاعَةَ لَاٰتِيَةٌ فَاصْفَحِ الصَّفْحَ الْجَمِيْلَ
“Dan tidaklah kami ciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya, melainkan dengan benar. Dan, sesungguhnya saat (kiamat) itu pasti akan datang. Maka, maafkanlah (mereka) dengan cara yang baik.”

Surat An-Nur Ayat 22

وَلَا يَأْتَلِ اُولُو الْفَضْلِ مِنْكُمْ وَالسَّعَةِ اَنْ يُّؤْتُوْٓا اُولِى الْقُرْبٰى وَالْمَسٰكِيْنَ وَالْمُهٰجِرِيْنَ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۖوَلْيَعْفُوْا وَلْيَصْفَحُوْاۗ اَلَا تُحِبُّوْنَ اَنْ يَّغْفِرَ اللّٰهُ لَكُمْ ۗوَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
“Dan janganlah orang-orang yang mempunyai kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kerabat(nya), orang-orang miskin dan orang-orang yang berhijrah di jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak suka bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.”

Surat Asy-Syura Ayat 40

وَجَزٰۤؤُا سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِّثْلُهَا ۚفَمَنْ عَفَا وَاَصْلَحَ فَاَجْرُهٗ عَلَى اللّٰهِ ۗاِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الظّٰلِمِيْنَ
"Barangsiapa yang memaafkan dan mendamaikan maka pahalanya dari Allah SWT."

Keutamaan Memaafkan Orang Lain

Sebelumnya telah disebutkan bahwa memaafkan adalah amalan yang penting untuk diamalkan dalam hidup. Alasannya tentu saja karena perilaku ini memiliki banyak sekali keutamaan. Apa saja itu?

Akan ditambah kemuliaannya

“Sedekah itu tidak akan mengurangi harta. Tidak ada orang yang memberi maaf kepada orang lain, melainkan Allah SWT akan menambah kemuliaannya. Dan tidak ada orang yang merendahkan diri karena Allah, melainkan Allah akan mengangkat derajatnya.” (HR Muslim no 2588) - Sumber: Republika.co.id

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa mereka yang memberi maaf pada orang lain akan ditambahkan kemuliaannya oleh Allah SWT. Pada hadits yang sama, memaafkan termasuk dalam tiga perkara yang di luar yang tampak. Perkara lainnya adalah sedekah dan juga merendahkan dirinya karena Allah. 

Mendapatkan cinta dari Allah

"Ada pedagang yang biasa memberi kredit kepada orang. Jika dia menemukan salah satu pelanggannya berada dalam sarana yang diluruskan, dia akan berkata kepada asistennya: Maafkan mereka hutang mereka, mungkin Allah akan mengampuni kami. Allah mengampuni dia." (Bukhari / Muslim)

Dengan berbekal hadits di atas, kita dapat mengetahui bahwa dengan mempunyai sifat pemaaf dan juga memaafkan kesalahan orang lain dengan hati yang ikhlas akan membuat Allah makin mencintai dan mengasihi kita. Apalagi yang dicari di dunia ini jika bukan cinta dan kasih sayang Allah?

Banyak yang mengatakan bahwa memiliki perasaan marah dan kecewa adalah manusiawi. Tidak sepenuhnya salah, meski sebaiknya tidak berlama-lama dan membuka hati untuk memaafkan. 

Sebab, perkara ini merupakan yang dianjurkan dalam agama Islam. Dengan memaafkan, kita juga akan diberikan ketenangan hati sama seperti saat melakukan sholat, berdzikir dan berdoa. Oleh karenanya, mari kita melatih diri untuk selalu bisa memaafkan kesalahan orang lain.