√ Perbedaan Antara SEO dan SEM, Mana Yang Lebih Baik? - AdityaTekno

Social Items

AdityaTekno.com - Kali ini saya akan membahas Perbedaan Antara  SEO dan SEM. SEO dan SEM memang istilah yang belum awam. Bagi Anda para pelaku bisnis di bidang digital, mungkin pernah mendengar istilah-istilah tersebut namun kurang memahami apa perbedaan dari keduanya.
Perbedaan Antara SEO dan SEM

Kedua istilah ini memang sering digunakan secara bergantian, tidak pernah dipakai secara bersamaan. Ketika seseorang menggunakan istilah SEO, biasanya dia tidak serta-merta menyebutkan pula istilah SEM. Lalu apa solusinya? Anda perlu membaca artikel dari saya kali ini.

Disini saya akan memulainya dengan pemahaman mendasar yang benar terlebih dahulu dari masing-masing istilah tersebut. Saya juga akan menyebutkan seperti apa bentuk aplikasinya agar Anda bisa secara bertahap mengerti perbedaan keduanya. Terakhir, saya akan menjawab pertanyaan besar Anda yaitu, mana teknik pemasaran yang paling bagus buat website / bisnis Anda.

Apa Itu SEO?


SEO adalah singkatan dari Search Engine Optimization yaitu proses optimasi terhadap website beserta segala aspeknya (konten, sistem, dan lain-lain) agar peringkatnya bagus di mesin telusur seperti Google dan Bing.

Jika Anda ingin mendapatkan lebih banyak pengunjung website dan dapat lebih banyak calon customer yang potensial, SEO adalah salah satu cara utamanya. Bagaimana bisa? Jadi, ketika seorang pengguna Google sedang mencari rekomendasi hp gaming murah dibawah 2 juta misalnya, dia akan mengetik keyword "hp gaming dibawah 2 juta" dan hasil yang muncul di halaman pertamalah yang akan dipilih / dibaca. Jika Anda beruntung, dia akan membaca artikel Anda dan berniat membeli produk hp di tempat Anda juga barangkali (jika Anda merupakan website e-commerce penjual hp tersebut).

Apa yang muncul di halaman pertama hasil pencarian Google merupakan page dari website yang telah teroptimasi (melalui SEO). Inilah pentingnya SEO, ketika hampir semua pengguna internet bergantung pada mesin telusur raksasa, Google.

Sebenarnya SEO merupakan komponen dari kategori yang lebih besar yaitu Search Engine Marketing (SEM) itu sendiri.

Aturan SEO memang terus berubah seiring dengan perubahan algoritma mesin telusur itu sendiri dari waktu ke waktu. Namun, ada satu aspek dari SEO yang tetap konsisten yaitu: On-Page SEO dan Off-Page SEO. Inilah komponen inti SEO.

SEO On-Page meliputi:


  • Memasukkan target keyword secara alami ke dalam judul blogpost, heading tag, meta description, dan lain-lain.
  • Merapikan format URL halaman / page Anda.
  • Mengoptimalkan kecepatan dimuatnya halaman website Anda.
  • Mengintegrasikan berbagi media sosial dengan konten Anda.

Dan masih banyak lagi aktivitas optimasi lainnya yang termasuk On-Page SEO. Anda juga bisa membaca artikel Perbedaan Optimasi SEO On-Page dan SEO Off-Page.

SEO Off-Page meliputi:


  • Membuat backlink yang berkualitas tinggi dan menempatkannya secara natural.
  • Menerapkan Local SEO.
  • Promosi online maupun offline.

Apa Itu SEM?


SEM adalah singkatan dari Search Engine Marketing yaitu bentuk pemasaran di internet melalui kegiatan promosi website dengan cara meningkatkan visibilitas website itu sendiri di halaman hasil pencarian mesin telusur seperti Google (SERP). SEM ini mencakup taktik SEO yang sebelumnya telah saya bahas, dan juga beberapa teknik pemasaran terkait lainnya.

Selain pengoptimalan bagi mesin telusur, SEM juga menyertakan penggunaan penelusuran berbayar sebagai komponen. Apa saja contohnya? Seperti daftar bayar per klik (PPC) dan iklan semacam Google Ads. Jadi, sebagian besar bentuknya adalah kampanye (iklan) dan kegiatan PPC. Nah, jika Anda melakukan SEO, hal ini juga termasuk upaya SEM.

Apa Perbedaan Antara SEO dan SEM?


SEO meningkatkan jumlah pengunjung website dengan membuat web itu muncul di peringkat tertinggi pada halaman hasil pencarian di mesin telusur. SEM lebih besar jangkauannya, dianggap sebagai pemasaran pada internet yang meningkatkan visibilitas web lewat hasil mesin pencari organik dan juga lewat iklan. Jadi, SEM mencakup kegiatan SEO serta taktik / strategi pemasaran di mesin pencarian yang lainnya.

Nah, itulah perbedaan utama antara kedua istilah tersebut yaitu bahwa optimisasi mesin pencari (SEO) hanyalah sebuah komponen dari pemasaran mesin pencari (SEM). Seperti yang telah saya sebutkan juga sebelumnya di atas, SEM mencakup komponen pencarian berbayar semacam PPC dan bahkan juga termasuk SMM (Social Media Marketing).

Saya ingatkan bahwa Anda tidak boleh menggunakan istilah SEO dan SEM secara bersamaan untuk sebuah maksud spesifik. Mengapa? Karena meskipun mereka bekerja berdampingan, mereka bukan istilah yang sama. Ada hierarki disana (SEO bagian dari SEM, SEM bukan bagian dari SEO, SEO adalah salah satu strategi SEM).

Jadi, Mana Yang Lebih Baik, SEO atau SEM?


Banyak marketer / divisi pemasaran pada suatu bidang bisnis yang memperdebatkan apakah yang satu lebih baik dari yang lain. Sebagai perwakilan divisi marketing, saya berpendapat bahwa SEO organik adalah pendekatan yang terbaik. Mengapa saya berpendapat demikian? Seperti yang Anda lihat, SEM sesungguhnya tidak bisa berhasil mulus tanpa menggunakan taktik SEO yang organik.

Anda mungkin tergiur melakukan teknik Black Hat SEO, hasilnya bisa instan tapi dampaknya apalagi resiko penalti dari Google yang bisa Anda terima bisa jadi juga menghancurkan apa yang Anda bangun dalam sekejap saja.

Selain itu, memang ada banyak situasi / kasus di mana PPC (salah satu komponen SEM) lebih masuk akal dibanding SEO. Misalnya saja, jika Anda pertama kali meluncurkan website dan Anda ingin segera meningkatkan visibilitasnya bagi pengguna internet di luar sana, ya logikanya lebih cepat dan efektif untuk membuat kampanye PPC. Mengapa? Karena kampanye ini membutuhkan waktu kurang dari aktivitas SEO (yang hasilnya tak mungkin muncul secara singkat).

Namun, walau SEO organik membutuhkan waktu lebih lama untuk menampilkan hasil, pada akhirnya akan lebih murah jika Anda bisa mengembangkan kredibilitas website Anda di mesin pencarian (membangun kredibilitas ini tidak bisa Anda buat dengan kampanye semacam PPC).

Jadi, bagaimana? Jalankan keduanya secara beriringan. Keduanya sama pentingnya. Namun, perihal waktu memulai yang mana duluan, penting untuk mengevaluasi kebutuhan spesifik Anda. Namun, sekali lagi pastikanlah untuk sepenuhnya memahami perbedaan keduanya terkait target / kepentingan Anda serta bagaimana Anda mampu untuk mempertahankan upaya Anda itu.

Demikian artikel tentang Perbedaan Antara SEO dan SEM, Mana Yang Lebih Baik? Semoga bisa bermanfaat dan sampai jumpa dipostingan selanjutnya. Salam AdityaTekno.com

sumber:
https://www.dewaweb.com/blog/sem-dan-seo/
https://www.adityatekno.com/2018/03/perbedaan-optimasi-seo-on-page-dan-off-page.html

Perbedaan Antara SEO dan SEM, Mana Yang Lebih Baik?

AdityaTekno.com - Kali ini saya akan membahas Perbedaan Antara  SEO dan SEM. SEO dan SEM memang istilah yang belum awam. Bagi Anda para pelaku bisnis di bidang digital, mungkin pernah mendengar istilah-istilah tersebut namun kurang memahami apa perbedaan dari keduanya.
Perbedaan Antara SEO dan SEM

Kedua istilah ini memang sering digunakan secara bergantian, tidak pernah dipakai secara bersamaan. Ketika seseorang menggunakan istilah SEO, biasanya dia tidak serta-merta menyebutkan pula istilah SEM. Lalu apa solusinya? Anda perlu membaca artikel dari saya kali ini.

Disini saya akan memulainya dengan pemahaman mendasar yang benar terlebih dahulu dari masing-masing istilah tersebut. Saya juga akan menyebutkan seperti apa bentuk aplikasinya agar Anda bisa secara bertahap mengerti perbedaan keduanya. Terakhir, saya akan menjawab pertanyaan besar Anda yaitu, mana teknik pemasaran yang paling bagus buat website / bisnis Anda.

Apa Itu SEO?


SEO adalah singkatan dari Search Engine Optimization yaitu proses optimasi terhadap website beserta segala aspeknya (konten, sistem, dan lain-lain) agar peringkatnya bagus di mesin telusur seperti Google dan Bing.

Jika Anda ingin mendapatkan lebih banyak pengunjung website dan dapat lebih banyak calon customer yang potensial, SEO adalah salah satu cara utamanya. Bagaimana bisa? Jadi, ketika seorang pengguna Google sedang mencari rekomendasi hp gaming murah dibawah 2 juta misalnya, dia akan mengetik keyword "hp gaming dibawah 2 juta" dan hasil yang muncul di halaman pertamalah yang akan dipilih / dibaca. Jika Anda beruntung, dia akan membaca artikel Anda dan berniat membeli produk hp di tempat Anda juga barangkali (jika Anda merupakan website e-commerce penjual hp tersebut).

Apa yang muncul di halaman pertama hasil pencarian Google merupakan page dari website yang telah teroptimasi (melalui SEO). Inilah pentingnya SEO, ketika hampir semua pengguna internet bergantung pada mesin telusur raksasa, Google.

Sebenarnya SEO merupakan komponen dari kategori yang lebih besar yaitu Search Engine Marketing (SEM) itu sendiri.

Aturan SEO memang terus berubah seiring dengan perubahan algoritma mesin telusur itu sendiri dari waktu ke waktu. Namun, ada satu aspek dari SEO yang tetap konsisten yaitu: On-Page SEO dan Off-Page SEO. Inilah komponen inti SEO.

SEO On-Page meliputi:


  • Memasukkan target keyword secara alami ke dalam judul blogpost, heading tag, meta description, dan lain-lain.
  • Merapikan format URL halaman / page Anda.
  • Mengoptimalkan kecepatan dimuatnya halaman website Anda.
  • Mengintegrasikan berbagi media sosial dengan konten Anda.

Dan masih banyak lagi aktivitas optimasi lainnya yang termasuk On-Page SEO. Anda juga bisa membaca artikel Perbedaan Optimasi SEO On-Page dan SEO Off-Page.

SEO Off-Page meliputi:


  • Membuat backlink yang berkualitas tinggi dan menempatkannya secara natural.
  • Menerapkan Local SEO.
  • Promosi online maupun offline.

Apa Itu SEM?


SEM adalah singkatan dari Search Engine Marketing yaitu bentuk pemasaran di internet melalui kegiatan promosi website dengan cara meningkatkan visibilitas website itu sendiri di halaman hasil pencarian mesin telusur seperti Google (SERP). SEM ini mencakup taktik SEO yang sebelumnya telah saya bahas, dan juga beberapa teknik pemasaran terkait lainnya.

Selain pengoptimalan bagi mesin telusur, SEM juga menyertakan penggunaan penelusuran berbayar sebagai komponen. Apa saja contohnya? Seperti daftar bayar per klik (PPC) dan iklan semacam Google Ads. Jadi, sebagian besar bentuknya adalah kampanye (iklan) dan kegiatan PPC. Nah, jika Anda melakukan SEO, hal ini juga termasuk upaya SEM.

Apa Perbedaan Antara SEO dan SEM?


SEO meningkatkan jumlah pengunjung website dengan membuat web itu muncul di peringkat tertinggi pada halaman hasil pencarian di mesin telusur. SEM lebih besar jangkauannya, dianggap sebagai pemasaran pada internet yang meningkatkan visibilitas web lewat hasil mesin pencari organik dan juga lewat iklan. Jadi, SEM mencakup kegiatan SEO serta taktik / strategi pemasaran di mesin pencarian yang lainnya.

Nah, itulah perbedaan utama antara kedua istilah tersebut yaitu bahwa optimisasi mesin pencari (SEO) hanyalah sebuah komponen dari pemasaran mesin pencari (SEM). Seperti yang telah saya sebutkan juga sebelumnya di atas, SEM mencakup komponen pencarian berbayar semacam PPC dan bahkan juga termasuk SMM (Social Media Marketing).

Saya ingatkan bahwa Anda tidak boleh menggunakan istilah SEO dan SEM secara bersamaan untuk sebuah maksud spesifik. Mengapa? Karena meskipun mereka bekerja berdampingan, mereka bukan istilah yang sama. Ada hierarki disana (SEO bagian dari SEM, SEM bukan bagian dari SEO, SEO adalah salah satu strategi SEM).

Jadi, Mana Yang Lebih Baik, SEO atau SEM?


Banyak marketer / divisi pemasaran pada suatu bidang bisnis yang memperdebatkan apakah yang satu lebih baik dari yang lain. Sebagai perwakilan divisi marketing, saya berpendapat bahwa SEO organik adalah pendekatan yang terbaik. Mengapa saya berpendapat demikian? Seperti yang Anda lihat, SEM sesungguhnya tidak bisa berhasil mulus tanpa menggunakan taktik SEO yang organik.

Anda mungkin tergiur melakukan teknik Black Hat SEO, hasilnya bisa instan tapi dampaknya apalagi resiko penalti dari Google yang bisa Anda terima bisa jadi juga menghancurkan apa yang Anda bangun dalam sekejap saja.

Selain itu, memang ada banyak situasi / kasus di mana PPC (salah satu komponen SEM) lebih masuk akal dibanding SEO. Misalnya saja, jika Anda pertama kali meluncurkan website dan Anda ingin segera meningkatkan visibilitasnya bagi pengguna internet di luar sana, ya logikanya lebih cepat dan efektif untuk membuat kampanye PPC. Mengapa? Karena kampanye ini membutuhkan waktu kurang dari aktivitas SEO (yang hasilnya tak mungkin muncul secara singkat).

Namun, walau SEO organik membutuhkan waktu lebih lama untuk menampilkan hasil, pada akhirnya akan lebih murah jika Anda bisa mengembangkan kredibilitas website Anda di mesin pencarian (membangun kredibilitas ini tidak bisa Anda buat dengan kampanye semacam PPC).

Jadi, bagaimana? Jalankan keduanya secara beriringan. Keduanya sama pentingnya. Namun, perihal waktu memulai yang mana duluan, penting untuk mengevaluasi kebutuhan spesifik Anda. Namun, sekali lagi pastikanlah untuk sepenuhnya memahami perbedaan keduanya terkait target / kepentingan Anda serta bagaimana Anda mampu untuk mempertahankan upaya Anda itu.

Demikian artikel tentang Perbedaan Antara SEO dan SEM, Mana Yang Lebih Baik? Semoga bisa bermanfaat dan sampai jumpa dipostingan selanjutnya. Salam AdityaTekno.com

sumber:
https://www.dewaweb.com/blog/sem-dan-seo/
https://www.adityatekno.com/2018/03/perbedaan-optimasi-seo-on-page-dan-off-page.html
Load Comments

Dapatkan Artikel Tips AdSense, Blogging, SEO setiap harinya.

Notifications

Disqus Logo