√ 7 Perbedaan Blog dan Website Beserta Contohnya - AdityaTekno

Social Items

Apa Perbedaan Blog antara Website?
AdityaTekno.com - Apa Perbedaan Blog dan Website? Apakah anda baru akan mulai membuat sebuah blog? Atau baru akan mulai membuat sebuah website? Mungkin beberapa dari anda yang masih bingung dengan perbedaan blog dan website dan bingung menentukan platform mana yang terbaik untuk anda.

Sebenarnya apa yang berbeda antara blog dan website? Anda perlu memahami perbedaan blog dan website supaya dapat mengetahui platform mana yang lebih cocok dengan kebutuhan Anda.

Namun, sebelum membahas perbedaan antara keduanya, anda perlu memahami definisi dari masing-masing platform.

Definisi Blog dan Website


Blog yaitu kependekan dari web log yang berisi konten seperti opini, pengalaman, atau aktivitas penulis sehari-harinya.

Website yaitu sejumlah laman online yang terhubung dalam satu domain, biasanya dikelola oleh individu, perusahaan, institusi, organisasi, atau pemerintah.

Dari dua definisi di atas, anda mungkin sudah mendapatkan sekilas gambaran mengenai perbedaan blog dan website.

Secara sederhananya gini, website adalah istilah umum yang digunakan untuk menyebut semua situs web yang berada di internet. Contohnya www.google.com, www.bing.com, www.facebook.com, www.blogger.com, www.wordpress.com, dan masih banyak lagi contoh website lainnya.

Sedangkan blog adalah salah satu tipe website yang paling populer karena pengelolaannya yang sederhana, bahkan terbilang mudah bagi orang awam sekalipun. Seringkali blog juga disebut sebagai website pribadi.

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa blog adalah kependekan dari web log. Pencetus istilah web log adalah John Barger, menyebutkan bahwa log adalah aktivitas internet dan web adalah website sehingga kalau digabungkan menjadi aktivitas internet yang terjadi di website.

Baca Juga: Apa Itu Blog? Berikut Pengertian tentang Blog, Blogging, Blogger

Perumpamaan sederhananya seperti semua mangga adalah buah, tetapi tidak semua buah adalah mangga. Semua blog termasuk ke dalam website, tetapi tidak semua website adalah blog. Singkatnya blog adalah salah satu jenis website.

Apa saja perbedaan blog dan website yang perlu Anda ketahui? Setidaknya terdapat tujuh perbedaan mendasar antara keduanya yang bisa diidentifikasi dengan mudah. Berikut adalah perbedaan blog dan website berdasarkan tujuh karakteristik.

7 Perbedaan Blog dan Website


BLOG
WEBSITE
Blog adalah kependekan dari web log yang berisi kontent seperti opini, pengalaman, atau, aktivitas penulis.
Website adalah sejumlah laman online yang terhubung dalam satu domain, biasanya dikelola oleh individu, perusahaan, institusi, organisasi, atau pemerintah.
KONTEN
Blog berisi konten seperti artikel atau video tentang satu atau berbagai tema yang diminati pemilik blog.
Website biasanya berisi informasi tertentu mengenai produk atau layanan.
UPDATE
Blog bersifat dinamis yang selalu update konten secara berkala.
Website bersofat statis, yaitu tidak selalu membutuhkan update konten.
ARAH KOMUNIKASI
Komunikasi di blog lebih interaktif karena menyediakan kolom komentar di setiap kontennya
Komunikasi di website bersifat satu arah, yaitu dari pemilik website ke pengunjung website.
SUBSCRIBE
Karena blog selalu update, pembaca bisa mendapatkan notifikasi ketika ada konten baru di blog jika berlangganan atau subscribe.
Biasanya website menyediakan pilihan subscribe untuk newsletter untuk newsletter atau produk/layanan terbaru.
GAYA BAHASA
Blog menggunakan gaya bahasa yang variatif, tetapi umumnys blog menggunakan bahasa yang lebih personal.
Bahasa di website umumnya lebih profesional dan formal.
PENGELOLA
Blog bisa dikelola oleh satu atau beberapa penulis.
Website biasanya dikelola oleh tim ahli atau perusahaan tertentu.
PENGELOLA
Blog dibagi menjadi beberapa kategori dan tag.
Website dibagi berdasarkan produk dan layanan yang ditawarkan.

1. Konten


Perbedaan yang pertama dapat dilihat dari segi konten. Umumnya konten blog berisi artikel, video, atau podcast tentang satu atau beberapa tema yang diminati oleh pemilik blog. Selain itu, konten blog kebanyakan adalah pengalaman, opini, atau aktivitas si pemilik blog, sesuai dengan definisi blog yang sudah disebutkan sebelumnya.

Anda bisa membuat blog dengan konten yang fokus pada satu tema, misalnya travel, teknologi, otomotif, fashion, atau parenting. Contoh blog yang fokus pada satu tema adalah blog travel Trinity Traveler.

Anda juga bisa membuat blog yang berisi konten dari berbagai tema, yang tentu juga disesuaikan dengan minat Anda.

Baca Juga: Daftar 10 Niche Blog yang Selalu Ramai Pengunjung atau Visitor

Sedangkan konten website biasanya berisi informasi penting mengenai produk atau layanan. Misalnya, Anda bisa membuat website perusahaan yang berisi mengenai sejarah, alamat, produk, kontak perusahaan.

Anda juga bisa menggunakan website untuk keperluan organisasi, sekolah, lembaga pendidikan, toko online, atau lembaga pemerintah.

2. Update


Dari segi update konten pun blog dan website berbeda. Blog lebih sering memperbarui kontennya secara berkala, bisa setiap hari, dua hari sekali, atau seminggu sekali. Setiap blog memiliki jadwal update kontennya masing-masing. Oleh sebab itu, konten di blog bersifat dinamis karena selalu diperbarui dalam kurun waktu tertentu.

Update konten adalah hal penting bagi blog karena konten merupakan nyawa dari blog. Berbeda dengan website yang kontennya mayoritas berisi informasi produk atau layanan sehingga update hanya terjadi ketika ada perubahan informasi produk atau layanan yang disediakan.

Maka dari itu, konten website disebut statis karena tidak selalu memerlukan update.

Baca Juga: Cara Mendapatkan Uang dari Internet tanpa Paypal

3. Arah Komunikasi


Perbedaan blog dan website selanjutnya terletak pada arah komunikasi. Arah komunikasi di blog bersifat interaktif karena pembaca blog bisa meninggalkan komentar di setiap artikel atau konten yang dirilis.

Sedangkan arah komunikasi di website lebih bersifat satu arah karena website biasanya tidak menyediakan kolom komentar di kontennya.

4. Subscribe


Agar pembaca tidak ketinggalan update konten terbaru, biasanya blog menyediakan tombol subscribe. Pembaca bisa subscribe atau berlangganan pada blog agar diberi notifikasi setiap ada konten baru.

Beberapa website juga ada yang menyediakan pilihan subscribe. Namun, berbeda dari blog yang mengirimkan notifikasi update konten baru, website biasanya mengirimkan newsletter yang berisi produk atau layanan baru.

5. Gaya Bahasa


Dari segi gaya bahasa yang digunakan juga berbeda. Sebenarnya gaya bahasa blog variatif, tidak ada batasan tertentu. Ada yang menggunakan informal, ada juga yang menggunakan bahasa formal.

Walaupun begitu, umumnya blog memakai kata ganti kedua seperti ‘kamu’, ‘lu’, atau ‘anda’ untuk membuat kontennya lebih personal. Blog menggunakan gaya bahasa yang lebih personal agar pembaca tidak bosan ketika membaca artikel blog.

Sedangkan gaya bahasa yang digunakan website biasanya lebih profesional dan formal karena kebanyakan digunakan untuk tujuan formal seperti instansi pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi, atau perusahaan.

6. Pengelola


Anda tentu sudah sering mendengar istilah blogger, bukan? Nah, blogger adalah sebutan untuk para penulis atau pemilik blog. Biasanya blogger mengelola blognya secara mandiri. Anda mungkin mengenal beberapa blogger yang bisa meraih kesukesan melalui blognya seperti Trinity Traveler, Diana Rikasari, dan Sugeng.id.

Berbeda dengan blog, biasanya website dikelola oleh tim ahli atau perusahaan yang terdiri dari designer, developer, dan copywriter.

7. Pembagian Konten


Perbedaan blog dan website yang terakhir terletak pada pembagian kontennya. Pembagian konten di blog biasanya berdasarkan tag dan kategori. Misalnya di Blog AdityaTekno, anda bisa menemukan kategori Tips Adsense, Tips Blogging, Tips SEO, Tips Komputer, Tutorial, Info Menarik, dan lain sebagainya

Sedangkan pembagian konten pada website biasanya berdasarkan produk atau layanan yang ditawarkan. Misalnya, di Web si A  anda bisa menemukan produk A di laman Web A, produk B di laman B, dan produk C di laman C.

Blog Hanya Blogspot dan WordPress?


Mungkin Anda juga bertanya-tanya apakah istilah blog hanya digunakan untuk Blogspot dan WordPress? Jawabannya tentu tidak. Sebuah situs dapat disebut blog selama memenuhi definisi dan karakteristik di atas.

Jadi, situs yang menggunakan platform Blogspot, WordPress, Wix, Weebly, atau domain sendiri bisa disebut blog selama memenuhi karakteristik di atas. Blog dengan domain sendiri seperti www.namablog.com, www.namablog.co.id, www.namablog.id, www.namablog.co, www.namablog.tv atau jenis domain lainnya pun selama memenuhi karakteristik di atas bisa masuk ke dalam kategori blog.

Demikian Perbedaan Blog dan Website Beserta Contohnya. Semoga postingan ini bisa bermanfaat bagi anda. Sampai jumpa dipostingan selanjutnya. Salam AdityaTekno.com.

sumber:
https://www.niagahoster.co.id/blog/perbedaan-blog-dan-website/

7 Perbedaan Blog dan Website Beserta Contohnya

Apa Perbedaan Blog antara Website?
AdityaTekno.com - Apa Perbedaan Blog dan Website? Apakah anda baru akan mulai membuat sebuah blog? Atau baru akan mulai membuat sebuah website? Mungkin beberapa dari anda yang masih bingung dengan perbedaan blog dan website dan bingung menentukan platform mana yang terbaik untuk anda.

Sebenarnya apa yang berbeda antara blog dan website? Anda perlu memahami perbedaan blog dan website supaya dapat mengetahui platform mana yang lebih cocok dengan kebutuhan Anda.

Namun, sebelum membahas perbedaan antara keduanya, anda perlu memahami definisi dari masing-masing platform.

Definisi Blog dan Website


Blog yaitu kependekan dari web log yang berisi konten seperti opini, pengalaman, atau aktivitas penulis sehari-harinya.

Website yaitu sejumlah laman online yang terhubung dalam satu domain, biasanya dikelola oleh individu, perusahaan, institusi, organisasi, atau pemerintah.

Dari dua definisi di atas, anda mungkin sudah mendapatkan sekilas gambaran mengenai perbedaan blog dan website.

Secara sederhananya gini, website adalah istilah umum yang digunakan untuk menyebut semua situs web yang berada di internet. Contohnya www.google.com, www.bing.com, www.facebook.com, www.blogger.com, www.wordpress.com, dan masih banyak lagi contoh website lainnya.

Sedangkan blog adalah salah satu tipe website yang paling populer karena pengelolaannya yang sederhana, bahkan terbilang mudah bagi orang awam sekalipun. Seringkali blog juga disebut sebagai website pribadi.

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa blog adalah kependekan dari web log. Pencetus istilah web log adalah John Barger, menyebutkan bahwa log adalah aktivitas internet dan web adalah website sehingga kalau digabungkan menjadi aktivitas internet yang terjadi di website.

Baca Juga: Apa Itu Blog? Berikut Pengertian tentang Blog, Blogging, Blogger

Perumpamaan sederhananya seperti semua mangga adalah buah, tetapi tidak semua buah adalah mangga. Semua blog termasuk ke dalam website, tetapi tidak semua website adalah blog. Singkatnya blog adalah salah satu jenis website.

Apa saja perbedaan blog dan website yang perlu Anda ketahui? Setidaknya terdapat tujuh perbedaan mendasar antara keduanya yang bisa diidentifikasi dengan mudah. Berikut adalah perbedaan blog dan website berdasarkan tujuh karakteristik.

7 Perbedaan Blog dan Website


BLOG
WEBSITE
Blog adalah kependekan dari web log yang berisi kontent seperti opini, pengalaman, atau, aktivitas penulis.
Website adalah sejumlah laman online yang terhubung dalam satu domain, biasanya dikelola oleh individu, perusahaan, institusi, organisasi, atau pemerintah.
KONTEN
Blog berisi konten seperti artikel atau video tentang satu atau berbagai tema yang diminati pemilik blog.
Website biasanya berisi informasi tertentu mengenai produk atau layanan.
UPDATE
Blog bersifat dinamis yang selalu update konten secara berkala.
Website bersofat statis, yaitu tidak selalu membutuhkan update konten.
ARAH KOMUNIKASI
Komunikasi di blog lebih interaktif karena menyediakan kolom komentar di setiap kontennya
Komunikasi di website bersifat satu arah, yaitu dari pemilik website ke pengunjung website.
SUBSCRIBE
Karena blog selalu update, pembaca bisa mendapatkan notifikasi ketika ada konten baru di blog jika berlangganan atau subscribe.
Biasanya website menyediakan pilihan subscribe untuk newsletter untuk newsletter atau produk/layanan terbaru.
GAYA BAHASA
Blog menggunakan gaya bahasa yang variatif, tetapi umumnys blog menggunakan bahasa yang lebih personal.
Bahasa di website umumnya lebih profesional dan formal.
PENGELOLA
Blog bisa dikelola oleh satu atau beberapa penulis.
Website biasanya dikelola oleh tim ahli atau perusahaan tertentu.
PENGELOLA
Blog dibagi menjadi beberapa kategori dan tag.
Website dibagi berdasarkan produk dan layanan yang ditawarkan.

1. Konten


Perbedaan yang pertama dapat dilihat dari segi konten. Umumnya konten blog berisi artikel, video, atau podcast tentang satu atau beberapa tema yang diminati oleh pemilik blog. Selain itu, konten blog kebanyakan adalah pengalaman, opini, atau aktivitas si pemilik blog, sesuai dengan definisi blog yang sudah disebutkan sebelumnya.

Anda bisa membuat blog dengan konten yang fokus pada satu tema, misalnya travel, teknologi, otomotif, fashion, atau parenting. Contoh blog yang fokus pada satu tema adalah blog travel Trinity Traveler.

Anda juga bisa membuat blog yang berisi konten dari berbagai tema, yang tentu juga disesuaikan dengan minat Anda.

Baca Juga: Daftar 10 Niche Blog yang Selalu Ramai Pengunjung atau Visitor

Sedangkan konten website biasanya berisi informasi penting mengenai produk atau layanan. Misalnya, Anda bisa membuat website perusahaan yang berisi mengenai sejarah, alamat, produk, kontak perusahaan.

Anda juga bisa menggunakan website untuk keperluan organisasi, sekolah, lembaga pendidikan, toko online, atau lembaga pemerintah.

2. Update


Dari segi update konten pun blog dan website berbeda. Blog lebih sering memperbarui kontennya secara berkala, bisa setiap hari, dua hari sekali, atau seminggu sekali. Setiap blog memiliki jadwal update kontennya masing-masing. Oleh sebab itu, konten di blog bersifat dinamis karena selalu diperbarui dalam kurun waktu tertentu.

Update konten adalah hal penting bagi blog karena konten merupakan nyawa dari blog. Berbeda dengan website yang kontennya mayoritas berisi informasi produk atau layanan sehingga update hanya terjadi ketika ada perubahan informasi produk atau layanan yang disediakan.

Maka dari itu, konten website disebut statis karena tidak selalu memerlukan update.

Baca Juga: Cara Mendapatkan Uang dari Internet tanpa Paypal

3. Arah Komunikasi


Perbedaan blog dan website selanjutnya terletak pada arah komunikasi. Arah komunikasi di blog bersifat interaktif karena pembaca blog bisa meninggalkan komentar di setiap artikel atau konten yang dirilis.

Sedangkan arah komunikasi di website lebih bersifat satu arah karena website biasanya tidak menyediakan kolom komentar di kontennya.

4. Subscribe


Agar pembaca tidak ketinggalan update konten terbaru, biasanya blog menyediakan tombol subscribe. Pembaca bisa subscribe atau berlangganan pada blog agar diberi notifikasi setiap ada konten baru.

Beberapa website juga ada yang menyediakan pilihan subscribe. Namun, berbeda dari blog yang mengirimkan notifikasi update konten baru, website biasanya mengirimkan newsletter yang berisi produk atau layanan baru.

5. Gaya Bahasa


Dari segi gaya bahasa yang digunakan juga berbeda. Sebenarnya gaya bahasa blog variatif, tidak ada batasan tertentu. Ada yang menggunakan informal, ada juga yang menggunakan bahasa formal.

Walaupun begitu, umumnya blog memakai kata ganti kedua seperti ‘kamu’, ‘lu’, atau ‘anda’ untuk membuat kontennya lebih personal. Blog menggunakan gaya bahasa yang lebih personal agar pembaca tidak bosan ketika membaca artikel blog.

Sedangkan gaya bahasa yang digunakan website biasanya lebih profesional dan formal karena kebanyakan digunakan untuk tujuan formal seperti instansi pemerintah, lembaga pendidikan, organisasi, atau perusahaan.

6. Pengelola


Anda tentu sudah sering mendengar istilah blogger, bukan? Nah, blogger adalah sebutan untuk para penulis atau pemilik blog. Biasanya blogger mengelola blognya secara mandiri. Anda mungkin mengenal beberapa blogger yang bisa meraih kesukesan melalui blognya seperti Trinity Traveler, Diana Rikasari, dan Sugeng.id.

Berbeda dengan blog, biasanya website dikelola oleh tim ahli atau perusahaan yang terdiri dari designer, developer, dan copywriter.

7. Pembagian Konten


Perbedaan blog dan website yang terakhir terletak pada pembagian kontennya. Pembagian konten di blog biasanya berdasarkan tag dan kategori. Misalnya di Blog AdityaTekno, anda bisa menemukan kategori Tips Adsense, Tips Blogging, Tips SEO, Tips Komputer, Tutorial, Info Menarik, dan lain sebagainya

Sedangkan pembagian konten pada website biasanya berdasarkan produk atau layanan yang ditawarkan. Misalnya, di Web si A  anda bisa menemukan produk A di laman Web A, produk B di laman B, dan produk C di laman C.

Blog Hanya Blogspot dan WordPress?


Mungkin Anda juga bertanya-tanya apakah istilah blog hanya digunakan untuk Blogspot dan WordPress? Jawabannya tentu tidak. Sebuah situs dapat disebut blog selama memenuhi definisi dan karakteristik di atas.

Jadi, situs yang menggunakan platform Blogspot, WordPress, Wix, Weebly, atau domain sendiri bisa disebut blog selama memenuhi karakteristik di atas. Blog dengan domain sendiri seperti www.namablog.com, www.namablog.co.id, www.namablog.id, www.namablog.co, www.namablog.tv atau jenis domain lainnya pun selama memenuhi karakteristik di atas bisa masuk ke dalam kategori blog.

Demikian Perbedaan Blog dan Website Beserta Contohnya. Semoga postingan ini bisa bermanfaat bagi anda. Sampai jumpa dipostingan selanjutnya. Salam AdityaTekno.com.

sumber:
https://www.niagahoster.co.id/blog/perbedaan-blog-dan-website/
Load Comments

Dapatkan Artikel Tips AdSense, Blogging, SEO setiap harinya.

Notifications

Disqus Logo