ZoyaPatel

Microsoft Tunda Fable hingga Februari 2027, Ini Alasan di Baliknya

Mumbai
Microsoft Tunda Fable hingga Februari 2027, Ini Alasan di Baliknya
Tangkapan layar game Fable. (Gambar: Ist)

AdityaTekno.com - Microsoft resmi menunda jadwal rilis Fable hingga Februari 2027. Keputusan ini diambil untuk memberi waktu tambahan kepada Playground Games dalam menyempurnakan kualitas visual, mekanisme permainan, dan performa sebelum game tersebut diluncurkan untuk Xbox Series X|S, PC, serta Xbox Game Pass.

Game RPG tersebut sebelumnya direncanakan meluncur pada akhir tahun ini. Informasi penundaan disampaikan melalui podcast resmi Xbox, dengan penekanan bahwa tambahan waktu diperlukan agar Fable hadir dalam kondisi lebih matang saat dirilis.

Fable menjadi salah satu proyek penting dalam ekosistem gim Microsoft. Karena itu, perusahaan tidak ingin peluncurannya terganggu oleh masalah teknis besar yang dapat mengurangi pengalaman pemain pada hari pertama rilis.

Manajemen Xbox juga menyoroti pentingnya menjaga kondisi kerja tim pengembang. Tahap akhir produksi game berskala besar biasanya berlangsung intens, sehingga tambahan waktu dinilai perlu agar proses penyelesaian dapat berjalan lebih terkendali.

Meski harus menunggu lebih lama, pemain tetap mendapat kepastian bahwa Fable akan tersedia di Xbox Game Pass sejak hari pertama peluncuran. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Microsoft untuk memperkuat daya tarik layanan berlangganannya.

Di luar alasan teknis, penundaan Fable juga memunculkan spekulasi publik. Sebagian pihak menilai jadwal baru tersebut dapat berkaitan dengan kehadiran Grand Theft Auto 6 (GTA 6) yang dijadwalkan rilis pada 19 November 2026.

Baca Juga: Hati-Hati! GTA hingga Minecraft Dipakai Sebar Malware

GTA 6 merupakan salah satu game paling dinantikan di industri saat ini. Jarak rilis yang terlalu dekat dengan game sebesar itu dinilai berpotensi mengurangi eksposur Fable, terutama karena banyak pemain diperkirakan akan menghabiskan waktu selama dua hingga tiga bulan untuk mengeksplorasi game terbaru dari Rockstar Games tersebut.

Dari sisi pengembangan, Fable versi modern disebut menghadapi tantangan teknis cukup besar. Playground Games menggunakan ForzaTech, mesin grafis internal yang sebelumnya dikenal melalui seri game balap Forza.

Gameplay Fable
Tangkapan layar gameplay Fable. (Gambar: Ist)

Penggunaan mesin tersebut menuntut penyesuaian besar karena Fable merupakan game RPG open-world dengan kebutuhan sistem yang berbeda. Playground Games menyatakan proses adaptasi alat kerja internal berjalan lancar, meski membutuhkan waktu lebih panjang dari perkiraan awal.

Fable juga dirancang untuk memanfaatkan kemampuan konsol generasi sekarang, termasuk penyimpanan SSD berkecepatan tinggi untuk mendukung fitur seamless loading. Selain itu, teknologi Ray Tracing diterapkan untuk menghadirkan pencahayaan dan detail dunia Albion yang lebih hidup.

Target visual tingkat tinggi, termasuk optimalisasi pada resolusi 4K, menjadi salah satu fokus utama pengembangan. Tim pengembang harus memastikan kualitas grafis tetap berjalan seimbang dengan performa permainan.

Selain aspek visual, Playground Games juga mengembangkan sistem kecerdasan buatan atau AI yang lebih kompleks. Sistem ini digunakan untuk mengatur perilaku monster dan karakter non-pemain atau NPC di dalam game.

Sistem pertarungan Fable juga mengalami perombakan menyeluruh. Pengembang ingin menghadirkan mekanisme yang lebih responsif, taktis, dan tetap selaras dengan elemen sihir yang menjadi ciri khas seri tersebut.

Microsoft dan Playground Games berencana membagikan cuplikan gameplay terbaru yang lebih mendalam pada ajang Xbox Games Showcase mendatang. Presentasi itu dijanjikan akan menampilkan perkembangan sistem pertarungan serta interaksi naratif dalam game.

Dengan penundaan hingga Februari 2027, Fable kini memiliki waktu produksi tambahan untuk mencapai standar yang diharapkan. Microsoft berharap langkah ini dapat menghasilkan RPG yang lebih matang saat akhirnya dirilis untuk Xbox Series X|S, PC, dan Xbox Game Pass.

Ahmedabad